Terkini.id, Makassar - Lorong wisata di Kota Makassar diprediksi bakal menjadi ikon wisata baru. Pemerintah Kota Makassar menyiapkan anggaran senilai Rp1,4 miliar. Setiap satu lorong wisata mendapatkan dana Rp20 juta.
"Jadi kita buat lorong itu bisa digandrungi anak muda, istilahnya instagramable," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, M Roem, Senin, 25 Oktober 2021.
Program lorong wisata dihadirkan sebagai bentuk upaya mendorong pemulihan ekonomi. Setelah itu bakal ditingkatkan menjadi lorong garden hingga terbentuk badan usaha lorong.
Roem mengatakan lorong wisata mulai berjalan pada awal November mendatang. Tersebar di masing-masing 14 kecamatan.
Roem mengaku juga tengah mengupayakan pendanaan program tersebut menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR.
"Kita kerjasama dengan PT Gojek untuk menciptakan prototipe tanpa menggunakan APBD kota, tapi kolaborasi," terangnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyuarakan keinginannya menghadirkan ribuan lorong wisata.
Danny, sapaannya, menjelaskan konsepnya dijadikan basis ekonomi baru. Tak hanya itu, di dalamnya diisi edukasi kesejahteraan dan menanamkan mental-mental mandiri pada setiap lorong.
“Mungkin nanti kami akan beri nama seperti lorong taripang, lorong barongko, jadi ini sebagai local influencer. Dari sini para wisatawan akhirnya penasaran dan tidak susah mencari dimana kue atau makanan khas terenak. Tinggal sebut nama lorongnya saja," pungkasnya.










