Terkini.id, Jakarta - Heru Budi salah satu dari tiga nama pengganti Anies Baswedan sebagai PJ Gubernur DKI Jakarta, disebut lebih unggul terpilih karena posisinya sebagai Kasetpres saat ini, Rabu 14 September 2022.
DPRD DKI Jakarta mengusulkan nama Heru Budi, Bahtiar, hingga Marullah Matali sebagai kandidat Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan. Dari ketiga nama itu, Heru Budi dinilai yang memiliki kans kuat.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Mulanya Adi mengatakan ketiga kandidat mempunyai kapasitas yang sama.
"Kalau dilihat dari segi kapasitas, kompetensi, pengalaman, dan rekam jejak sulit menebak siapa yang unggul di antara 3 nama itu. Levelnya kurang lebih sama," sebut Adi kepada wartawan, Selasa 13 September 2022.
Kemudian, Adi menyebut Heru Budi sedikit diunggulkan dari pada 2 kandidat lainnya. Hal tersebut berkaitan dengan posisi Heru Budi sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).
"Pengganti Anies di Jakarta melampaui persoalan kapasitas, kompetensi, dan rekam jejak, tapi soal siapa yang dinilai punya tarikan politik yang sama dengan pemerintah," kata Adi.
"Harus punya penetrasi kuat ke dalam kekuasaan. Dilihat dari itu, nama Heru paling diunggulkan karena posisinya sebagai Kasetpres dan sudah sejak lama dikaitkan dengan jakarta pengganti Anies," sambungnya.
Usai Heru, ada nama Bahtiar yang diunggulkan Adi. Posisi Bahtiar yang terbilang strategis di Kemendagri membuatnya bisa terpilih sebagai Pj Gubernur DKI.
"Yang terakhir Marullah Mattali. Meski asli betawi dan posisinya sebagai sekda saat ini, tapi secara politik kekuasaan beda dengan Heru dan Bahtiar," pungkas Adi.
"Soal faktor kekuasaan ini tentu tak lepas dari keinginan kepastian bahwa pengganti Anies adalah orang yang irisannya sama dengan pemerintah, klop, dan nyambung. Jangan seperi Anies yang kerap ingin terlihat berbeda dengan pemerintah," lanjutnya.
Sebelumnya dikabarkan, sebanyak tiga nama yang muncul pada rapat pimpinan gabungan (rapimgab), sudah disepakati oleh DPRD DKI Jakarta. Ketiganya yaitu Kasetpres Heru Budi, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar.
"Jadi nama tersaring untuk diserahkan kepada Kemendagri adalah, ini nggak ada urutan ya, nggak ada nomor. Pertama Heru Budi, kedua Marullah, ketiga Bahtiar," ujar Ketua Prasetyo Edi Marsudi dalam rapat, Selasa 13 September 2022.
Prasetyo kemudian menanyakan apakah usulan tiga nama tersebut dapat disetujui. Pimpinan sembilan fraksi pun seketika menyetujui tanpa adanya dinamika.
"Apakah ini disetujui?" tanyanya Prasetyo.
"Setuju," jawab pimpinan Fraksi.










