Terkini.id, Jakarta - Deddy Corbuzier mengungkapkan pengalamannya berjuang melawan Covid 19 yang membuatnya hampir meninggal dunia.
Dalam podcast yang ditayangkan lewat akun YouTube miliknya, Deddy sempat menyampaikan kekecewaannya pada diri sendiri karena sudah rutin berolahraga, menjaga kesehatan dan pola hidup namun kena covid-19.
Meskipun dalam podcast tersebut, Deddy tidak menjelaskan apakah dirinya telah menerima vaksin atau belum.
Namun, dari jejak digitalnya, Deddy pernah menyampaikan penolakannya terhadap vaksin. Pernyataan menolak vaksin itu, bahkan dia sampaikan di hadapan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin saat Budi menjadi bintang tamu podcast-nya.
"GAK USAH LAH LOE PADA REBUTAN VAKSIN..!! KALAU MASIH SEHAT.. KUAT.. MUDA.. Jaga imun!! Protokol.. OLAHRAGA!!!!," tulis Deddy di caption video wawancaranya bersama Menkes.
"Nih yah… Gue ngomong depan @kemenkes_ri Pak Budi… Gue tolak vaksin dulu Pak… Yang tua banyak yang lebih butuh banyak… LOE PADA REBUTAN…
"VAKSIN DULU TUBUH KITA DARI DALAM…. JAGA TUBUH DARI DALAM.. Kasih yang tua tua!!" tulis Deddy dalam unggahannya di instagram, April 2021 silam.
Dalam program podcast tersebut, Deddy dan Menkes awalnya membicarakan beragam hal seputar dunia kesehatan hingga vaksinasi Covid-19 yang kini sedang berjalan.
Di depan Pak Menkes, mantan pesulap berkepala plontos tersebut menolak. Bahkan Deddy juga mengajak anak-anak muda yang masih sehat untuk tidak buru-buru divaksin.
Meski begitu, Deddy menyampaikan apresiasi untuk Budi Gunadi yang berani tampil untuk bicara langsung. Deddy pun membandingkan dengan Menkes sebelumnya yang sama sekali tidak berani bicara banyak di media.
Sementara itu, Menkes Budi Gunadi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk mengejar 70 persen kekebalan komunal.
"Kalau nggak divaksin orang-orang terdekat bisa kena. Jadi, sifatnya itu sangat sosialis bukan individualis," kata Budi Gunadi.
Pernyataan Deddy tersebut saat itu mengundang perhatian dukungan dari netizen. Tidak sedikit di antaranya mendukung.
"Baru kali ini gua sepakat sama om botak," tulis netizen.
"SETUJU," sahut netizen lain.










