Kesimpulannya haji merupakan kewajiban ‘aini setiap Muslim sekaligus merupakan konsensus para ulama untuk melaksanakannya sesegera mungkin setelah memenuhi syarat-syarat kewajibannya.
Empat poin utama haji
Berbicara tentang haji tentu berbicara tentang Islam, bahkan hidup secara menyeluruh. Hal itu karena haji adalah ibadah yang sangat istimewa.
Sehingga ibadah-ibadah di musim haji bahkan dirayakan secara serempak oleh seluruh Muslim di seluruh pelosok dunia.
Disunnahkannya puasa Arafah, perayaan Idul Adha dan ibadah kurban semuanya tidak terpisahkan dari syiar haji serta merupakan bentuk keikut sertaan, katakanlah bentuk solidaritas Muslim dunia kepada jamaah yang sedang melaksanakan ibadah haji.
Catatan sederhana ini mencoba a menjelaskan empat poin penting dari pelaksanaan ibadah haji. Keempat ini merupakan kesimpulan dari seluruh rangkaian ibadah haji, dari awal hingga akhir.
Pertama, haji itu merupakan kesimpulan dari seluruh ibadah dalam Islam. Ibadah haji itu mencakup seluruh ibadah-ibadah yang ada dalam Islam.
Kelima rukun Islam misalnya semuanya terangkum dalam amalan ibadah haji.
Ketika memulai berihram, Ikrar pertama yang akan dilantungkan adalah “labbaik allahumma labbaik.
Labbaika laa syariika laka labbaik. Innal hamda wanni’mata laka wal mulk. Laa syariik laka labbaik”.
Ucapan atau Ikrar ihram ini disimpulkan dalam Kalimah “Laa ilaaha illa Allah”.










