Habib Reza Ingin Seret Jaksa ke Neraka, Seword: Nabi Saja Tak Berwenang Masukkan Orang ke Surga-Neraka

Habib Reza Ingin Seret Jaksa ke Neraka, Seword: Nabi Saja Tak Berwenang Masukkan Orang ke Surga-Neraka

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pernyataan Habib Reza Syahab yang ingin memaksa para jaksa yang memaksakan Habib Rizieq di Pengadilan untuk masuk ke neraka, membuat heboh dunia maya.

Para buzzer di media sosial pun ramai-ramai menyoroti pernyataan Habib Reza tersebut.

Seperti dikethaui, Habib Reza mengeluarkan pernyataan yang berisi amarah terkait pemaksaan Habib Rizieq Shihab untuk disidang secara virtual.

"Ketika ana (saya) melihat itu jujur wallahi di dalam hati ana sendiri tuh merasa seperti gw ini gak ada guna, maksudnya itu dalam artian, gw ini ngeliat imam besar seperti ini dihinakan, dinistakan dan didorong-dorong," tuturnya.

"Bahkan sampai dipaksa untuk melakukan sidang online tersebut yang mana itu imam besar sendiri tidak mau tapi imam besar dipaksa," katanya.

Habib Reza Syahab menyebut hatinya sangat terluka ketika melihat video-video Habib Rizieq yang beredar tersebut.

"Kenapa imam besar gak mau, salah satu alasannya adalah mendiskriminasi beliau, itu juga sangat merugikan beliau, jujur ana ketika melihat video itu membuat hati ini ana sakit, hati ana marah," tuturnya.

Bahkan Habib Reza Syahab pun mengutuk keras dan mengancam siapapun baik jaksa penuntut umum maupun aparat yang memperlakukan Habib Rizieq secara tidak adil.

"Mereka-mereka yang memaksakan imam besar maka akan saya paksa juga mereka nanti di hari kiamat untuk masuk ke dalam nerakanya Allah SWT," ucapnya.

Menanggapi hal itu, portal online yang sering dikaitkan dengan buzzer pemerintah, yakni Seword, menerbitkan tulisan berjudul 'Dusta! Habib Reza Akan Seret Aparat Ke Neraka Karena Memaksa Rizieq.

Artikel yang ditulis oleh Ayyas tersebut menjelaskan bahwa Habib Reza tidak punya wewenang untuk memaksa orang masuk surga atau neraka. Terlebih Habib Reza cuma seorang manusia biasa.

Hal itu karena semua tentang akhirat adalah hak prerogatif Allah. Pernyataan Habib Reza dianggap dusta.

"Bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri hanya bisa memberikan syafa'at (pertolongan) kepada umatnya. Urusan masuk surga atau neraka tetap menjadi hak prerogatif Allah meskipun orang yang mendapat syafa'at Nabi kemungkinan besar bakal masuk surga.

Namun yang menjadi pokok persoalan, Nabi saja tidak punya wewenang untuk memasukkan orang ke surga atau neraka, juga tidak punya wewenang untuk memaksa Allah, apalagi Habib Reza yang hanya manusia biasa. Oleh sebab itu, saya katakan kalau pernyataan Habib Reza itu dusta yang haqq," tulisnya.