Terkini.id, Jakarta - Habib Ja'far sekali lagi menjadi bintang tamu acara podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier, yang diunggah pada Rabu, 24 Februari 2021.
Habib Ja'far melalui podcast ini berbagi ilmu tentang Islam, mulai dari bagaimana Islam memandang hewan, penyiksaan terhadap hewan, hingga melebar ke tugas dari seorang pendakwah.
Tak hanya itu, Habib Ja'far juga sempat mengemukakan pendapatnya perihal isu 'Youtuber dikatakan kafir' ketika ditanyakan oleh Deddy Corbuzier.
Ia mengatakan bahwa dalam bersosial media menurut pandangan Islam, tidak ada hukum yang mengatur.
"Sebenarnya gini, YouTube, media sosial itu gak ada hukumnya. Dia tergantung pemakaiannya untuk apa," jawab Habib Ja'far.
Menurutnya, jika seseorang menggunakan media sosial untuk menghujat orang lain maka itu bisa menjadi sumber dosa, begitupun sebaliknya.
"Tapi jika digunakan untuk kebaikan maka dia menjadi sumber pahala," tambahnya.
Habib Ja'far menyinggung kanal Youtube miliknya yakni Jeda Nulis.
"Kalau digunakan untuk dakwah, YouTube, seperti Jeda Nulis misalnya, jangan-jangan saya masuk surga karena jalur Jeda Nulis, jalur YouTube," candanya.
"Tanpa adsense?" tanya Deddy padanya.
Habib Ja'far pun mengiyakan hal ini, bahwa dirinya tak menerima adsense dari pihak YouTube.
Ia mengatakan ia tak mau mendorong kegiatan dakwahnya untuk dijadikan industri mengingat Jeda Nulis merupakan kanal Youtube yang mensyiarkan agama Islam.
"Makanya gue gak mendorong dakwah itu menjadi industri," tegasnya.
Deddy pun melontarkan pertanyaan kepadanya bagaimana ia mengambil sikap perihal Youtuber dan Adsense.
"Enggak, enggak dong," jawabnya.
Habib Ja'far mengatakan bahwa dakwah tetap membutuhkan dana.
"Makanya gue pro sama seorang ustadz yang menempatkan dirinya secara tepat, dalam konteks mencari dana," sambungnya.
Ia juga menegaskan bahwa asal dana tersebut berwibawa dan halal jadi hal itu bukanlah masalah untuknya.










