"Untuk memaksimalkan herd immunity, Biddokkes memberikan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, kepada pelajar SMA dan SMP di Makassar,"imbuhnya.
"Kami memang mengutamakan anak sekolah. Apalagi ada beberapa sekolah mulai melakukan PTM di hampir seluruh jenjang pendidikan. Sudah ada beberapa sekolah dan pesantren yang kita gandeng untuk melaksanakan vaksin,"lanjutnya.
Menariknya, selain melakukan vaksinasi bagi kalangan pelajar, santri dan organisasi kepemudaan, penyelenggara juga membuka layanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP pada sentra vaksinasi Covid-19 di sekolah.
Kombes Pol Dwi Suryo Cahyono Direktur Intelkam Polda Sulsel menambahkan, pembukaan layanan ini guna memudahkan para pelajar yang hendak membuat E-KTP.
Pasalnya beberapa waktu lalu sering ada yang ditolak untuk vaksin hanya karena permasalahan belum memiliki KTP.
"Jadi kita sengaja menggandeng Disdukcapil untuk melakukan pelayanan perekaman e-KTP di sentra vaksin sekolah dan menyasar pelajar yang usianya mendekati 17 tahun ke atas,"ujarnya.
"Layanan ini memang kami gelar selama vaksinasi diselenggarakannya di Sekolah," ujarnya.
Dia menambahkan, dengan adanya layanan Dukcapil yang digelar dilokasi pelaksanaan vaksinasi sekolah ini, diharapkan para pelajar lebih mudah untuk melakukan perekaman e-KTP.
"Pelajar tak perlu lagi datang ke kantor kelurahan,"jelas dia.
Dia menambahkan, sasaran pelajar yang ikut dalam proses perekam e-KTP ini yaitu pelajar yang usianya diatas 16 tahun dua bulan. Sehingga pelajar yang melakukan perekaman tersebut sudah memiliki e-KTP tepat di usia 17 tahun.










