Terkini.id, Jakarta - Final Liga Champions yang semula akan digelar di Istanbul, Turki, pada 30 Mei 2021 mendatang berubah venue di Stadion Dragao, Porto, Portugal.
Hal ini dinyatakan oleh UEFA pada Kamis, 13 Mei 2021. Keputusan ini diambil setelah UEFA negosiasi dengan pemerintah setempat, seperti dilansir dari Okezone.
Alasan utama pemindahan venue partai final lantaran kasus Corona yang kian meningkat di Turki.
Sementara, Portugal adalah negara dengan risiko pandemi paling rendah di Eropa.
Partai puncak kompetisi paling bergengsi di dunia ini mempertemukan dua tim besar Inggris, Chelsea vs Manchester City.
Keduanya masing-masing mengalahkan PSG dan Real Madrid di semifinal. Pertemuan ini tentu mencetak sejarah baru.
Bagi Manchester City, ini adalah kali pertamanya merasakan final liga champions sejak klub tersebut berdiri pada tahun 1894.
Sebelumnya, pencapaian terbaik The Citizens masuk semifinal di bawah asuhan Pellegrini pada musim 2015/2016.
Kini, lima tahun berlalu, Manchester City berhasil melaju ke partai final di bawah asuhan Pep Guardiola.
Perjalananya pun tidak mudah. Di tangan pelatih asal Spanyol ini, City harus merasakan tidak lolos babak 16 besar dan kandas di perempat final pada edisi liga champions sebelumnya.
Guardiola membutuhkan waktu 4 - 5 tahun untuk mendulang sukses membawa klub milik miliarder Uni Emirat Arab ini masuk partai final.
Perihal kesuksesan masuk partai final ini, Pep Guardiola pun angkat bicara.
Menurutnya, sukses pertama kali masuk final liga bergengsi di Eropa ini karena buah proses kurun waktu 4 - 5 tahun.
"Kami berjuang bersama dan kami berada di final Liga Champions dan itu bagus. Orang-orang percaya itu mudah untuk mencapai final Liga Champions," ujar Guardiola, seperti dilansir Bola.com pada Senin, 17 Mei 2021.
Lebih lanjut, Guardiola mengatakan pencapaian final ini adalah buah dari konsistensi yang luar biasa dari tim selama empat hingga lima tahun.
"Kami harus memenangkan liga dan kami memiliki dua atau tiga minggu untuk mempersiapkan final (Liga Champions)," tutup Guardiola.
Manchester City sejak 2008 lalu memang gencar memperkuat tim dengan mendatangkan pemain kelas dunia dan pelatih hebat dari berbagai negara.
Menuver ini tidak terlepas dari peran pemilik klub, Sheikh Mansour.
Politikus sekaligus pengusaha kaya raya ini berkeinginan klubnya mendulang prestasi domestik dan di Eropa.
Partai puncak liga Champions ini menarik ditunggu. Apakah Manchester City mampu mencatat sejarah baru di kancah sepak bola dunia dengan menjuarai Liga Champions.










