Terkini.id, Makassar – Masyarakat di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan beberapa hari terakhir mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg).
Meski begitu, PT Pertamina (Persero) mengklaim, penyaluran gas elpiji tetap stabil, dan stoknya aman.
Officer Communication & Relation Pertamina MOR VII, Haris Y mengungkapkan, rata-rata penyaluran LPG 3 kilogram sebanyak 493,66 metrik ton per hari atau 164.553 tabung per hari.
Tambah Stok Jelang Idul Adha
Dia menyebutkan, Pertamina bahkan telah mengantisipasi kondisi tersebut, dengan memberikan tambahan suplai sebesar 2 persen dari rata-rata penyaluran atau sekitar 80 ribu tabung per hari.
"Kami sudah antisipasi adanya peningkatan komsumsi. Jadi di wilayah Kota Makassar, rata-rata penyaluran LPG 3 kg sebanyak 493,66 mt/hari atau 164,553 tbg/hari," jelas dia, Jumat 2 Agustus 2019.
Terkait terjadinya kelangkaan gas elpiji ini, Pertamina justru menegaskan bahwa stok masih aman.
Imbauan pun dilayangkan kepada masyarakat agar membeli gas elpiji sesuai kebutuhan dan peruntukannya.
"Pertamina arahkan masyarakat untuk langsung membeli di pangkalan saja. Diharapkan juga kepada masyarakat mampu, pengusaha menengah atas dan ASN untuk membeli elpiji non subsidi, karena Elpiji 3 kg, peruntukkannya untuk masyarakat miskin dan pengusaha mikro," ujarnya.(mg)