Dua Kali Hasil Swab Negatif, Sekda Jeneponto Umumkan Dirinya Sembuh dari Covid-19

Dua Kali Hasil Swab Negatif, Sekda Jeneponto Umumkan Dirinya Sembuh dari Covid-19

FD
Syarief
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jeneponto - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jeneponto, Syafruddin Nurdin, mengumumkan dirinya sembuh dari keterpaparan Covid-19 di sejumlah grup WhatsApp, Sabtu, 26 Desember 2020, sekitar pukul 16.47 Wita.

"Assalamu Alaikum Wr Wb, Tabe informasi mengenai keadaan kami sekeluarga yang sedang isolasi mandiri. Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, setelah dilakukan 2 kali Swab, saya bersama anak anak dan ponakan saya, hasil PCR dinyatakan negatif," kata Syafruddin Nurdin.

Menurutnya, doa dari seluruh keluarga dan masyarakat Kabupaten Jeneponto adalah kekuatan yang maha dahsyat mengiringi berbagai pengobatan yang dilewatinya.

"Saya bersama keluarga nengucapkan terima kasih atas doa dan dukungannya semua, semoga Allah SWT memberikan limpahan pahala kepada bapak, ibu semua. Kesembuhan kami sekeluarga atas izin Allah SWT melalui doa seluruh masyarakat, terima kasih Wassalam," tutur Syafruddin Nurdin dalam pengumuman yang disampaikan di sejumlah grup WhatsApp.

Sementara, Juru Bicara Satgas Covid-19 Jeneponto, Suryanigrat saat dikonfirmasi terkini.id, Sabtu, 26 Desember 2020 malam, mengatakan hasil Swab Sekda Jeneponto dua kali keluar dengan hasil dinyatakan negatif.

"Pasca terkonfirmasi positif pada 15 Desember 2020, Pak Sekda menjalani isolasi mandiri, dan kembali dilakukan pengambilan sampel Swab sebanyak dua kali, Alhamdulillah, hasil Swab pertama keluar 23 Desember dan yang kedua 25 Desember 2020, hasilnya keduanya dinyatakan negatif," kata Suryanigrat.

Lebih lanjut, Suryanigrat mengungkapkan update penanganan Covid-19 di Kabupaten Jeneponto pertanggal 26 Desember 2020.

"Data kasus positif Covid-19 pertanggal 26 Desember 2020 sudah 814 kasus, sembuh 642 orang, meninggal 8 orang, positif aktif ada di angka 164 kasus," jelasnya.

164 kasus positif aktif tersebut, kata Suryanigrat, telah menjalani isolasi dan perawatan.

"1 orang wisata Covid-19, 148 isolasi mandiri dan 15 orang dirawat di RS," tutupnya.