Dosen Teknik Sipil Unhas Gelar Pengabdian Masyarakat di Kecamatan Galesong Selatan, Takalar

Dosen Teknik Sipil Unhas Gelar Pengabdian Masyarakat di Kecamatan Galesong Selatan, Takalar

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

"Abrasi ini bukan hanya mengikis daratan, tetapi juga memengaruhi kehidupan dan mata pencaharian masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada laut," ujar Riswal.

Ia menjelaskan bahwa degradasi pantai akibat abrasi dapat menyebabkan berkurangnya lahan produktif dan semakin mempersempit ruang tinggal yang aman bagi masyarakat. Ini menjadi ancaman nyata yang perlu ditanggapi secara serius oleh seluruh pihak.

Lebih lanjut, Riswal mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga sempadan pantai dengan tindakan-tindakan sederhana namun berdampak besar, seperti menghindari aktivitas yang mempercepat pengikisan tanah dan turut berpartisipasi dalam program rehabilitasi pantai.

Ia juga menekankan perlunya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan akademisi dalam mencari solusi yang tidak hanya tepat guna tetapi juga berkelanjutan dan berharap agar pertemuan ini dapat memupuk pemahaman bersama tentang pentingnya perlindungan garis pantai.

“Abrasi adalah ancaman bagi kita semua, tetapi bersama-sama, kita dapat menciptakan solusi yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah pesisir kita,” pungkasnya.

Acara ini mendapat antusiasme yang tinggi dari warga, yang turut berdiskusi dan menyampaikan pengalaman mereka dalam menghadapi masalah abrasi.

Dengan adanya pengabdian ini, diharapkan dapat terjalin sinergi antara masyarakat dan para akademisi dalam menemukan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk menjaga kelestarian wilayah pesisir.

Kegiatan ini juga sejalan dengan misi Universitas Hasanuddin dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pengabdian yang bermanfaat dan berkelanjutan.