Terkini, Makassar -- Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar terus berupaya mendorong pertumbuhan koperasi di berbagai sektor, termasuk di lingkungan pendidikan. Terbaru, Dinas Koperasi menggelar penyuluhan pembentukan koperasi di SMP Negeri 48 Makassar pada 12 Juni 2024.
Penyuluhan ini bertujuan untuk membekali guru dan pegawai sekolah dengan pengetahuan dasar tentang koperasi, mulai dari konsep, manfaat, hingga langkah-langkah pendirian.
Harapannya, dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menginisiasi pembentukan koperasi sekolah yang efektif.
"Koperasi sekolah bukan hanya sekadar wadah menabung, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan gotong royong sejak dini," ujar Ariyani Syam, salah satu pejabat fungsional pengawas koperasi yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
SIDATU MICIKO: Peta Jalan UMKM dan Koperasi Makassar
Di sisi lain, Dinas Koperasi juga tengah mengembangkan aplikasi SIDATU MICIKO (Sistem Data Terpadu Usaha Mikro Kecil dan Koperasi). Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan data seluruh UMKM dan koperasi di Kota Makassar.
"Dengan adanya SIDATU MICIKO, kita bisa memiliki data yang akurat dan up-to-date tentang perkembangan UMKM dan koperasi di kota ini," jelas Ariyani.
Data yang terhimpun dalam aplikasi ini akan sangat bermanfaat untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran. Misalnya, data mengenai persebaran UMKM dan koperasi akan membantu pemerintah dalam menentukan lokasi yang tepat untuk program pembinaan dan pelatihan.
Dengan adanya inovasi-inovasi seperti SIDATU MICIKO dan program penyuluhan di sekolah, diharapkan ekosistem UMKM dan koperasi di Kota Makassar semakin kuat dan berdaya saing.










