Terkini, Makassar – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Makassar terus berupaya memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan. Kali ini, Dinas Koperasi bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Australia untuk meningkatkan kapasitas wirausaha perempuan di Pulau Langkai.
Pada tanggal 27 Mei 2024, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, mendampingi langsung rombongan Konsulat Jenderal Australia yang dipimpin oleh Deputy Consul-General Mrs. Philipla Armstrong dalam kunjungan lapangan ke Pulau Langkai.
Penguatan Wirausaha Perempuan, Dorong Ekonomi Lokal
Program penguatan wirausaha perempuan di Pulau Langkai ini memiliki tujuan mulia. Selain meningkatkan taraf hidup para ibu rumah tangga, program ini juga bertujuan untuk memperkuat kelompok pengolah dan pemasar produk perikanan.
"Kami ingin para perempuan di Pulau Langkai tidak hanya bisa mengolah hasil laut, tapi juga mampu memasarkan produk mereka dengan baik," ujar Muhammad Rheza.
Fokus pada Produk Olahan Ikan
Saat ini, terdapat dua kelompok perempuan di Pulau Langkai yang telah mengikuti program ini. Mereka memproduksi berbagai produk olahan ikan, seperti sambal gurita, nugget gurita, dan abon ikan. Produk-produk ini memiliki potensi pasar yang besar, baik di tingkat lokal maupun nasional.
"Kami optimis bahwa dengan dukungan yang tepat, produk-produk olahan ikan dari Pulau Langkai bisa menembus pasar yang lebih luas," tambah Rheza.
Pendekatan Komprehensif untuk Sukseskan Program
Program penguatan wirausaha perempuan di Pulau Langkai ini menggunakan pendekatan yang komprehensif. Selain memberikan pelatihan, program ini juga membantu para peserta dalam mengurus legalitas usaha, mendapatkan akses permodalan, dan membangun jaringan pemasaran.
"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi lokal," tutup Rheza.










