Penulis:
(Mahasiswa Program Pascasarjana Prodi Komunikasi Penyiaran Islam UIN Alauddin Makassar)
Di era digital saat ini, opini publik terbentuk bukan lagi di ruang-ruang diskusi formal, tetapi di layar ponsel yang kita genggam setiap hari.
Konten keislaman hadir dalam berbagai bentuk ceramah singkat di YouTube, kutipan hikmah di Instagram, hingga podcast dakwah di Spotify.
1. Islam di Tengah Arus Informasi
Kemudahan akses informasi membuat siapa pun dapat berbicara tentang agama. Hal ini memberi dampak positif karena ilmu semakin mudah disebarkan, namun juga memunculkan persoalan baru validitas sumber.
Tidak semua yang viral memiliki dasar keilmuan yang kuat banyak informasi yang belum tervalidasi kebenarnnya.
Karena itu, persepsi publik terhadap isu keislaman kerap terbentuk secara cepat, emosional, bahkan tanpa kajian mendalam.
2. Pergeseran Dakwah dari Mimbar ke Media










