Terkini.id – Diaz Hendropriyono menjadi sasaran kegeraman warganet karena postingannya yang tidak menghargai hak hak santri.
Seperti diketahui, viral di media sosial unggahan sejumlah santri penghafal Alquran yang memilih menutup telinga demi tidak mendengar suara musik. Itu mereka lakukan saat sedang antre vaksin.
Menanggapi video tersebut, Diaz justru membully dengan menyandingkan dengan video tarian goyang perut Arab.
Video yang bernada membully itu ia unggah di akun Instagram pribadinya @diaz.hendropriyono, Senin 13 September 2021 lalu.
Dalam unggahannya anak mantan Kepala BIN Hendropriyono ini menampilkan video anak-anak santri sedang menutup telinga dengan tangannya dari suara musik saat antre menunggu vaksin.
"Masya Allah, santri kami sedang antre vaksin. Qadarullah di tempat vaksin ini ada suara musik, Anda lihat santri-santri kami menutup kupingnya agar mereka tidak mendengar suara musik itu, barakallah fikum," ujar pria yang merekam video ini.
LLalu pada unggahan berikutnya menayangkan orang-orang Arab joget mengikuti dentuman irama musik. Video terakhir ditutup tayangan tari perut wanita di sebuah acara dan terlihat seorang pria Arab ikut berjoget.
"Sementara itu ....Kasian, dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There's nothing wrong to have a bit of fun!!" tulis putra mantan Kepala BIN Hendropriyono itu pada caption unggahan videonya dikutip terkini.id, Rabu 15 September 2021.
Sontak unggahan video Staf Khusus Presiden ini mendapatkan reaksi keras netizen. Salah seorang netizen menyebutkan mereka adalah para santri yang sedang belajar menghafal Al-quran. Memang sebisa mungkin menghindari musik agar hafalannya tidak mudah lupa atau hilang.
"Saya suka musik, tetapi saya sangat salut dengan mereka dan guru-guru mereka. Beda pandangan boleh, bukan berarti mengolok-olok dan menyalahkan para santri sebelum tahu sebab musababnya," ujar @rohman_fit.
"Menghafal Quran itu tidak mudah, sekali lewat pasar aja bila lupa hafalan beberapa ayat, denger musik juga bisa bikin lupa hafalan.. mustinya hargai hak-hak para santri itu,bukan malah dibully," tulis akun EdiMahaMG.
"Yang didik itu orang siapa sih ? 'Bapak'nya ?", tulis akun PineksoRoyi1.










