Dampak Sri Lanka Bangkrut, Wanita Barter Hubungan Seks Dengan Makanan

Dampak Sri Lanka Bangkrut, Wanita Barter Hubungan Seks Dengan Makanan

Wahda

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta- Sri Lanka kini tengah mengalami berbagai kekecauan setelah negara tersebut dinyatakan bangkrut.

Bahkan diketahui Presiden Sri Lanka melarikan diri ke negara lain. Karena kerasnya kehidupan di negara tersebut, akhirnya membuat sejumlah wanita beralih profesi menjadi pekerja seks.

Dikutip dari CNBCIndonesia pada Kamis 28 Juli 2022, pada pekan lalu, mereka terpaksa melakukan hal tersebut demi mendapatkan makanan dan obat-obatan untuk keluarganya.

Data kelompok advokasi pekerja seks setempat, Stand Up Movement Lanka (SUML), mencatat kenaikan jumlah wanita yang menjadi PSK selama waktu krisis sekitar 30%.

Mayoritas disebut berasal dari industri tekstil. Hal tersebut berkaitan dengan hilangnya pesanan luar negeri diakibatkan krisis ekonomi.

"Kami mendengar bahwa kami dapat kehilangan pekerjaan karena krisis ekonomi di negara ini. Dan solusi terbaik yang dapat kami lihat saat ini adalah pekerja seks", ungkap wanita yang tidak sisebutkan namanya dikutip dari CNBCIndonesia pada Kamis 27 Juli 2022.

"Tapi melalui terlibat dalam pekerjaan seks, kami bisa mendapatkan lebih dari Rs. 15.000 (Rp. 624ribu) per hari. Tidak semua orang akan setuju dengan saya, tapi inilah kenyataannya", ungkap sumber lebih lanjut.

Mengutip dari laman yang sama, perdangangan seks berkembang pesat di lokasi yang dekat dengan bandara Internasional Bandaranaike Kolombo.

Wilayah tersebut diduga berada di bawah lindungan dan peraturan polisi, di mana banyak wanita dipaksa tidur dengan petugas oleh nyonya rumah bordil sebagai pengganti 'keamanan'.