Terkini.id, Makassar – Dalam rangka persiapan untuk verifikasi Adipura, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar akan mengerahkan tiga unit armada berkapasitas 8.000 liter.
Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan penguraian dan mengurangi polusi akibat penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang.
Kepala Damkar Kota Makassar, Hasanuddin, mengungkapkan bahwa penggunaan larutan echo enzim memiliki banyak manfaat, termasuk mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) ke atmosfer dan mengikat panas di awan.
"Cairan organik ini sangat bermanfaat untuk menjaga kualitas udara dan mengatasi polusi," kata Hasanuddin, Selasa, 30 Januari 2024.
Hasanuddin menjelaskan komposisi larutan echo enzim yang digunakan, yakni 10 liter echo enzim dicampurkan ke dalam 8.000 liter air, sehingga total menggunakan 30 liter echo enzim. Penyemprotan ini merupakan kerjasama antara Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan organisasi INLA.
"Ini sesuai dengan arahan dari Wali Kota Makassar agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerhati lingkungan, bahkan seluruh masyarakat, dapat berpartisipasi dalam usaha bersama untuk meraih kembali Adipura," tambahnya.
Hasanuddin menyatakan optimisme bahwa Makassar mampu meraih penghargaan Adipura terbaik pada tahun 2023.
Sebelumnya, seluruh OPD dan pemerhati lingkungan di Kota Makassar juga telah melaksanakan aksi kerja bakti secara serentak sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas lingkungan.










