Terkini.id - Cokelat kerap kali dianggap berbahaya bagi penderita penyakit diabetes. Karena cokelat menjadi salah satu sumber penghasil glukosa yang berlebih dalam tubuh.
Pada pasien penderita penyakit diabetes, hanya memiliki sedikit kandungan hormon insulin. Hormon insulin ini yang berfungsi untuk mendistribusikan glukosa dalam darah menuju sel-sel tubuh, akan tetapi bagi penderita diabetes hal tersebut tidak berfungsi secara maksimal.
Menurut dr. Sentot Handoko, Sp.GK dalam tulisannya di situs emc.id menjelaskan, kadar insulin yang rendah menjadi penyebab glukosa dari makanan tidak terdistribusi secara baik. Sehingga hal tersebut yang menyebabkan terjadinya penumpukan glukosa dalam darah.
Oleh karena hal tersebut, pasien yang mengidap penyakit diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan yang mengandung glukosa yang tinggi secara berlebihan, karena hal tersebut bisa menyebabkan terjadinya penumpukan glukosa dalam darah.
Sekalipun demikian, dalam tulisannya dr. Handoko menegaskan bahwa, bukan berarti pasien diabetes tidak boleh untuk menikmati cokelat. Para pasien tetap bisa menikmati cokelat, namun cokelat yang dinikmatinya harus jenis cokelat hitam.
Cokelat hitam ini memiliki banyak kandungan flavonoid dibandingkan dengan cokelat susu. Flavonoid ini termasuk dalam jenis antioksidan yang bisa memperbaiki sel yang telah rusak akibat dari radikal bebas. Selain itu, zat flavonoid ini juga bisa mengurangi resiko penyakit diabetes, kanker, dan hipertensi.
Selain itu, menurut dr. Handoko cokelat hitam juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin bagi orang yang tidak terkena diabetes atau yang sehat. Perbaikan sensitivitas insulin ini juga dapat membantu mencegah naiknya kadar gula darah pada pasien diabetes, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang sewajarnya.









