INDONESIA merupakannegara maritime karena 2/3 wilyahnya merupakan perairan. Laut Indonesia mencapai 3.257.483 km2 belum termasuk ZEE (ZonaEkonomiEksklusif).
Dengan luasnya wilayah lautan, Indonesia menyimpan banyak potensi di dalam lautnya. Potensi kelautan Indonesia sangat menarik dan beragam.
Contoh dari potensi kelautan Indonesia antara lain, hutan bakau, terumbu karang, ikan-ikan terumbu, seagrass, dan lain sebagainya. Potensi seperti ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Terumbu karang menjadi salah satu objek yang paling diminati oleh wisatawan terutama para penyelam (diver). Keindahan terumbu karang memiliki pesona tersendiri bagi para pecinta diving. Penting untuk menjaga keindahan ini sebagai asset negara untuk meningkatkan eksistensi Negara sebagai Negara maritim.
Keindahan terumbu karang sangat terancam karena kurangnya pengetahuan masyarakat awam. Masyarakat awam, biasanya acuh tak acuh terhadap kelestarian terumbu karang. Hal ini meyebabkan terumbu karang menjadi sangat terancam keberadaannya.
Bom ikanmenjadi salah satu ancaman dari kelestarian terumbu karang. Bom ini biasanya digunakan oleh nelayan setempat. Bom ini sebenarnya digunakan untuk mendapatkan ikan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, kerap kali terumbu karang menjadi korban dari bom ini.
Terumbu karang yang ada menjadi rusak bahkan mati begitu saja. Dampak dari rusak atau matinya terumbu karang oleh bom ikan sangat banyak. Mulai dari hilangnya kehidupan di sekitar daerah pengeboman karena ekosistem terumbu karang merupakan habitat dari hewan laut terutama ikan kecil.
Bisa dibayangkan bila seluruh terumbu karang mengalami kerusakan akibat bom ikan ini? Ekosistem laut menjadi sangat terganggu bahkan banyak biota yang akan punah karena hal ini.
Dampak lain dari penggunaan bom ikan ini adalah berkurangnya minat wisatawan karena terumbu karang rusak sehingga tidak ada lagi objek yang ingin di lihat oleh wisatawan.
Negara akan mengalami kerugian karena wisatawan mancanegara yang datang untuk tujuan menikmati keidahan terumbu karang menjadi berkurang. Dengan demikian pemasukan Negara melalui devisa menjadi sangat berkurang.
Menjaga keindahan terumbu karang menjadi suatu keharusan bagi seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah maupun masyarakat kecil. Peran pemerintah sangat diperlukan dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat sekitar mengenai bahaya penggunaan bom ikan dalam menangkap ikan. Kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya mencintai lautan juga perlu ditanamkan sejak dini agar kerusakan terumbu karang akan segera berkurang.