Berita Kapal Tenggelam dan 13 Orang Meninggal di Makassar, Camat Sangkarrang: Itu Hoaks

Berita Kapal Tenggelam dan 13 Orang Meninggal di Makassar, Camat Sangkarrang: Itu Hoaks

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Camat Sangkkarrang
Firnandar Sabar memastikan bahwa berita yang beredar di media sosial terkait kapal tenggelam di perairan Makassar dan 13 orang meninggal adalah hoaks.

"Itu berita dua tahun lalu, hoaks," kata dia saat dihubungi terkini.id, Minggu 14 Juni 2020.

Ia pun mengaku heran ihwal beredarnya informasi tersebut. Kendati demikian, ia enggan berspekulasi terlebih jauh.

Sebelumnya, telah beredar di grup WhatsApp. Isinya turut berduka cita atas tenggelamnya salah satu kapal penumpang milik Mustafa Andi Baso (Dg kila) di perairan Makassar menuju Pulau Barrang Lompo.

Menurut saksi mata, kapal jenis jolloro' tersebut kelebihan muatan saat berlayar menuju pulau.

Sementara ada 13 jenazah yang telah dievakuasi, masyarakat bersama tim SAR masih terus mencari korban yg lain.

"Ini berita lama. Orangnya sudah ditahan," kata Firnandar.

Ia mengatakan, telah melakukan pengecekan ulang untuk memastikan bahwa dirinya tak keliru. Namun, kata dia, hasilnya tetap sama.

"Saya harap masyarakat tidak percaya berita hoaks," pesannya.

Berikut isi pesan yang beredar di grup-grup WhatsApp, Minggu 14 Juni 2020:

Innalillahi wa innailaihi Rojiuun, Turut berduka cita atas tenggelamnya salah satu kapal penumpang milik Mustafa Andi Baso (Dg kila) di perairan Makassar menuju pulau barrang Lompo.

Menurut saksi mata, kapal jenis jolloro' tersebut kelebihan muatan saat berlayar menuju pulau.

Sementara ada 13 jenazah yang telah di evakuasi, masyarakat bersama tim SAR masih terus mencari korban yg lain.

#BarrangLompoBerduka