Terkini.id, Jakarta - Sebuah kabar yang menyebutkan Presiden Rusia Vladimir Putin melepas singa dan harimau di tengah wabah virus corona atau COVID-19 agar warga tetap berada di rumah, viral di media sosial dan aplikasi WhatsApp pada Minggu, 22 Maret 2020.
Dalam kabar yang beredar tampak sebuah foto yang memperlihatkan seekor singa berada di tengah jalan pada malam hari.
Dalam foto itu juga terlihat beberapa mobil terparkir di sepanjang jalan tersebut.
"Vladmir Putin has dropped 800 tigers and lions all over the country to push people to stay home," demikian tertulis dalam kabar yang beredar.
Namun, berdasarkan penelusuran fakta, informasi tersebut adalah tidak benar alias hoaks.
Dilansir dari artikel pemberitaan Daily Mail pada 15 April 2016, potret seekor singa yang berkeliaran di jalan itu merupakan bagian dari proses syuting film.
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa singa yang berkeliaran itu berada di Kota Johannesburg, Afrika Selatan.
Singa tersebut bernama Colombus dan berasal dari salah satu kebun binatang di wilayah Afrika Selatan.
Colombus sengaja dilepas oleh agensi film tersebut yakni Johannesburg Roads Agency (JRA), untuk proses syuting.
Berdasarkan fakta tersebut maka dapat disimpulkan bahwa informasi yang menyebutkan Presiden Rusia Vladimir Putin yang menerjunkan 800 singa dan harimau agar warga tetap di rumah saat pandemi virus corona adalah informasi tidak benar alias hoaks.
Faktanya, potret singa yang berada di tengah jalan itu tidak ada kaitannya dengan wabah virus corona di Rusia.










