Terkini, Jeneponto - Dalam menghadapi pemilihan serentak 2024 di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan para sosok yang bakal menjadi calon Bupati dan wakil Bupati hingga awal bulan Juli 2024 masih belum ada yang terlihat kepastiannya untuk bertarung pada 27 November 2024.
Dari pantauan Terkini, para bakal calon hingga saat ini masih terus berupaya membangun koalisi partai politik. Dari lima figur bakal calon bupati Jeneponto, baru Syamsuddin Karlos yang mendapatkan SK rekomendasi B1 KWK dari Ketua umum PAN.
Figur bakal calon Bupati, Muh Sarif beberapa hari yang lalu dipublikasikan telah mendapat rekomendasi dari PKB dan PKS, namun belum mendapatkan SK rekomendasi B1 KWK.
Begitu pun Paris Yasir, yang telah mendapat rekomendasi dari partai Nasdem, namun belum memperlihatkan surat rekomendasi DPP dalam bentuk B1 KWK yang akan dilampirkan untuk mendaftar di KPU.
Sedangkan figur bakal calon bupati yakni Efendy dan Ashari Fakhsirie Radjamilo hingga awal bulan Juli 2024 belum ada informasi partai politik yang akan mengusungnya di Pilkada Jeneponto yang akan datang.
Terkait teka-teki koalisi partai politik, akhir-akhir ini senter menjadi perbincangan koalisi pada Pilpres yang berlangsung Februari lalu.
Apakah koalisi yang sama di pemilihan kepala daerah dengan format koalisi di pemilihan presiden lalu akan dilanjutkan oleh para elite partai politik, yang tentunya tidak akan lepas dari upaya membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Namun, upaya tersebut tidak mudah. Dinamika politik di tingkat lokal berpeluang berbeda jauh dengan kondisi nasional. Setelah memenangi pemilihan presiden, koalisi partai politik pendukung presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membuka gagasan untuk meneruskan koalisi ini di pemilihan kepala daerah langsung secara serentak, 27 November 2024 mendatang.
Dilihat dari kondisi politik di Butta Turatea, Koalisi Indonesia Maju masih sangat terbuka terjadi pad Pilkada Jeneponto, pasalnya, Gerindra, Golkar, Demokrat belum mengeluarkan rekomendasi B1 KWK.
Hingga saat ini, baru partai PAN yang sudah menentukan sosok yang akan diusung pada Pilkada Jeneponto dengan memberikan SK Rekomendasi model B1 KWK kepada kadernya, Syamsuddin Karlos.
Salah seorang Tokoh Butta Turatea, Daeng Talli menginginkan partai Koalisi Indonesia Maju pada Pilpres yang lalu dapat kembali berkoalisi untuk mengusung bakal pasangan calon di Kabupaten Jeneponto.
"Saya berharap partai Koalisi Indonesia Maju kembali berkoalisi di Pilkada Jeneponto, untuk mengusung bakal paslon yang memiliki SDM dan kemampuan untuk memajukan Jeneponto kedepan," harap Dg Talli, Rabu, 3 Juli 2024.
Dimana jadwal pendaftaran pasangan calon Bupati dan wakil Bupati akan berlangsung pada 27 Agustus hingga 29 Agustus 2024.










