Begini Awal Mula Pemuda Madiun MAH Kenal Bjorka

Begini Awal Mula Pemuda Madiun MAH Kenal Bjorka

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Sosok pemuda asal Madiun, MAH menjadi perbincangan publik usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian lantaran dinilai telah membantu hacker Bjorka.

MAH sang pemuda asal Madiun itu pun menceritakan awal mula dirinya mengenal hacker Bjorka yang menghebohkan publik usai membocorkan data pribadi milik sejumlah pejabat negara.

Pemuda tersebut menceritakan kepada detikJatim bahwa sebelum mengenal Bjorka, dirinya terlebih dulu aktif di aplikasi pesan Telegram.

Ia pun mengaku sudah memakai telegram sejak tahun 2017. Ketika itu, kata MAH, ia membuat sebuah channel dilayanan aplikasi percakapan tersebut.

"Sebelum mengenal hacker Bjorka saya main media sosial Telegram, sudah sejak 2017," ujar MAH, seperti dikutip terkini.id dari inet.detik.com pada Minggu 18 September 2022.

Dia pun mengaku lupa soal nama channel telegram yang dibuatnya itu. Namun, saat nama Bjorka mulai dikenal publik di tanah air dengan membocorkan data pejabat negara, MAH pun iseng membuat channel telegram dengan nama @bjorkanism pada 8 September 2022.

MAH pun mengaku baru memposting konten di channel telegram yang dibuatnya itu pada 10 September 2022.

Sejak saat itu, menurut MAH, ia baru memosting 3 konten seputar aksi Bjorka. Ketika itu pun ia telah tergabung dalam grup channel telegram Bjorka dan mulai memposting konten di grup tersebut.

"Saya juga akhirnya masuk grup Bjorka setelah tahu linknya dapat dari web breached.to (web resmi Bjorka), mulai posting sejak tanggal 10 September 2022, hanya ada tiga postingan," cerita MAH.

Menurut MAH, ketiga konten postingannya itu diunggahnya selama 3 hari berturut-turut yakni 10, 11, dan 13 September.

Ketika itu ia mengaku memosting konten berbau ancaman pembocoran data pemerintah di akun @bjorkanism.

Lantaran konten postingannya itu, MAH pun mengaku memperoleh 60 ribu pengikut. Setelah itu, ia mengaku berkomunikasi dengan seseorang yang bertanya di grup privat telegram yang diikutinya.

Menurut penuturan MAH, orang tersebut tengah mencari pemilik akun telegram @bjorkanism dan hendak membeli channel tersebut.

"Saya ada di grup Bjorka itu yang anggotanya ada sekitar 25 ribu waktu itu. Saat itu, ada salah satu admin grup bertanya soal siapa pemilik channel @bjorkanism, kemudian saya DM dan ngobrol jika channel saya mau dibeli seharga US 100 dolar namun dalam bentuk bitcoin," ungkap MAH.

Lanjut MAH, orang itu pun menawarkan untuk membeli channel telegram yang dibuatnya itu. Hal itu pun membuat senang MAH.

Pemuda Madiun yang sehari-harinya berprofesi sebagai penjual es itu kemudian menerima tawaran salah satu admin dari grup telegram Bjorka tersebut lantaran dia dan keluarganya memang butuh uang untuk membayar utang dan cicilan motor.

"Dapat tawaran uang segitu sangat senang dan mencairkan, bisa bantu orang tua bayar hutang dan buat bayar angsuran cicilan sepeda motor," ujarnya.