Basketball Championship Walikota Cup Resmi Digelar, Panitia Perketat Protokol Kesehatan

Basketball Championship Walikota Cup Resmi Digelar, Panitia Perketat Protokol Kesehatan

Muh Nasruddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id - Waki Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi membuka kompetisi Makassar Basketball Championship Walikota Cup, di gedung Gelora Tunas Bangsa, Jumat 21 Oktober 2021.

Sebelas tim akan memperebutkan piala Walikota Makassar. Fatmawati mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Makassar ini, merupakan kegiatan positif.

Apalagi cabang olahraga basket cukup banyak peminatnya di Kota Makassar. "Karena ini salah satu cara juga agar menyalurkan hobi positif sekaligus upaya mencari bibit-bibit atlet basket,” ujar Fatma.

Fatma juga mengingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas antar pemain dan tetap menegakkan protokol kesehatan.

“Selama kegiatan berlangsung tolong protokol kesehatan diperhatikan. Dan tentunya juga dalam hal permainan semua tim harus kompak dan jangan ada curang. Pokoknya sportif,” imbau Fatma.

Sementara,Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Husni Mubarak mengatakan ada total Rp 20 juta disiapkan untuk kompetisi basket Walikota Makassar.

Kegiatan ini nantinya akan menjadi agenda tahunan memperebutkan piala bergilir Walikota Makassar.

“Olahraga basket masih menjadi trend anak muda sekarang. Selain itu, basket juga banyak diminati oleh warga Makassar,” sebutnya.

Ia pun berharap basket bisa menjadi salah satu cara agar anak muda tetap bisa aktif meskipun dimasa pandemi.

"Ini dapat berlanjut setiap tahunya, sebagai ajang mempererat silaturahmi sesama instansi dan hiburan kita semua," terangnya.

Sementara itu, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Makassar, Salahuddin mengapresiasi kegiatan Basketball Championship Walikota Cup. Ajang ini merupakan ajang pertama selama pandemi Covid-19.

Salahuddin bahkan menyebut ajang ini merupakan ajang terbaik di tengah pandemi Covid-19. Selain itu pihak panitia juga memperketat protokol kesehatan.

"Sudah sesuai karena sesuai standar, bahkan prokesnya (protokol kesehatan) sangat ketat, lumayan jadi contoh untuk kegiatan lainya," pungkasnya.