Terkini.id, Jakarta – Pengguna media sosial atau disebut dengan netizen dengan akun @edy_siregar_77 menunjukkan data dan fakta terkait kepemimpinan SBY dan Jokowi.
Netizen ini melalui cuitannya di media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Kamis 30 Juni 2022, membandingkan angka pengangguran dari kedua pemimpin tersebut.
Dalam unggahannya, netizen ini menyebut angka pengangguran di masa kepemimpinan SBY pengangguran terus mengalami penurunan selama dua periode dari 2004 hingga 2014.
Sementara, masa kepemimpinan Jokowi angka pengangguran terus bertambah dari tahun 2014 hingga 2022.yang hampir dua periode.
Dalam narasi cuitannya, netizen ini menyampaikan bahwa di masa kepemimpinan SBY sebanyak 3 juta orang pengangguran mendapat lapangan pekerjaan.
Di masa kepemimpinan Presiden Jokowi sendiri, dia menyebut angka pengangguran bertambah sebanyak 1,85 juta orang.
“Data dan fakta berbicara, masa pemerintahan pak @SBYudhoyono dari tahun 2004-2014 angka pengangguran terus menurun sebanyak 3 juta orang pengangguran mendapat pekerjaan. Di masa kepemimpinan pak @jokowi tahun 2014-2022 jumlah angka pengangguran terus bertambah sebanyak 1,85 juta orang”, tulis netizen @edy_siregar_77.

Cuitannya ini pun direspon dari warganet yang lain yang menyatakan bahwa pada era SBY, dia pernah mendapat kesempatan kerja tanpa harus memanfaatkan relasi.
“Saya salah satu pengangguran yang diberi kesempatan Bp SBY untuk menjadi birokrat tanpa relasi dan sogokan”, komentar @MukidiRajaDusta.

Sebagai informasi, dilansir dari laman Tempo, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2022 sebesar 8,40 juta penduduk.
Dibandingkan pada jumlah Februari tahun lalu, maka terdapat penurunan angka pengangguran sebanyak 350 ribu orang.










