Terkini.id, Jakarta - Seorang pria nekat memperkosa wanita di dalam sebuah kereta api listrik atau KRL. Mirisnya, penumpang lain dalam kereta itu hanya diam dan menonton aksi yang dilakukan pelaku.
Aksi bejat pria terang-terangan memperkosa wanita di dalam KRL itu terjadi di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) pada Rabu 13 Oktober 2021 waktu setempat.
Saat peristiwa itu terjadi, para penumpang di KRL tersebut hanya menonton aksi bejat pelaku berusia 35 tahun itu tanpa sama sekali menelpon pihak Kepolisian.
Mengutip laporan CBS News lewat Hops.id, Senin 18 Oktober 2021, pihak Otoritas Transportasi Pennsylvania Tenggara (SEPTA) mengatakan laporan kepada pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut dikabarkan oleh salah satu petugas kereta yang akhirnya melihat aksi pelaku dan langsung menghubungi aparat keamanan setempat.
Inspektur Polisi Upper Darby Timothy Bernhardt menjelaskan, insiden itu terekam dalam video pengawasan sehingga memberikan banyak bukti kepada penyelidik untuk mendakwa seorang pria bernama Fiston Ngoy.
Berdasarkan rekaman video itu, terlihat penumpang lain menyaksikan seluruh serangan dan tidak melakukan apa pun untuk membantu korban.
"Ini mengganggu. Saya terkejut. Saya tidak punya kata-kata untuk itu. Saya tidak bisa membayangkan melihat apa yang Anda lihat melalui mata Anda sendiri, dan melihat apa yang dialami wanita ini, bahwa tidak ada yang akan masuk dan membantunya," kata Bernhardt kepada afiliasi NBC News lokal WCAU-TV.
Dalam sebuah wawancara, Bernhardt juga mengatakan bahwa sebenarnya ada banyak orang yang seharusnya bisa mencegah terjadinya pemerkosaan di KRL. Namun, entah mengapa para penumpang justru membungkamnya.
"Seseorang seharusnya melakukan sesuatu. Ini berbicara tentang di mana kita berada di masyarakat. Siapa yang akan membiarkan hal seperti itu terjadi?," tuturnya.
Kini pihak kepolisian berusaha mengidentifikasi orang-orang yang berada di kereta pada saat penyerangan untuk mengumpulkan informasi tentang apa yang mereka saksikan.
Sementara itu, menurut laporan Fox News, juru bicara SEPTA Andrew Busch menilai bahwa aksi pemerkosaan di KRL yang dilakukan pria itu kepada wanita tersebut sejatinya bisa dihentikan lebih cepat apabila para penumpang menelepon 911.
"SEPTA mendesak siapa pun yang mengamati kejahatan yang dilakukan atau situasi berbahaya yang terjadi untuk melaporkannya," ujarnya.










