Anak dan Ibu Kandung Kedapatan Berhubungan Badan, Nyaris Diamuk Warga

Anak dan Ibu Kandung Kedapatan Berhubungan Badan, Nyaris Diamuk Warga

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Sebuah kasus hubungan terlarang antara seorang anak dan ibu kandung di Kota Bitung, Sulawesi Utara membuat gempar warga setempat. Pasalnya, anak dan ibu itu kedapatan telah berhubungan badan.

Kasus itu sendiri diketahui setelah sebuah video yang memperlihatkan peristiwa anak dan ibu kandung tersebut diamankan aparat kepolisian viral di media sosial.

Video itu sendiri viral usai diunggah oleh akun Instagram ndorobeii, Senin, 20 Juli 2020.

"Anak ibu kandung kedapatan melakukan hubungan badan. Viral di Kota Bitung!!" tulis ndorobeii.

Menurut informasi dari keterangan video tersebut, hubungan terlarang anak dan ibu kandung ini bermula saat salah seorang di antara mereka dalam kondisi mabuk.

Mengetahui adanya hubungan haram tersebut, warga sekitar sontak emosi dan nyaris menghakimi anak dan ibu kandung itu.

"Dengan alasan mabuk dan nyaris di amuk massa oleh warga karena geram dengan ulah mereka," ujar ndorobeii.

Peristiwa itu sendiri langsung dilaporkan oleh warga setempat ke aparat kepolisian.

Dalam video, tampak seorang polisi mendatangi kediaman pelaku. Ia pun diantar oleh seorang warga setempat.

"Masalahnya seperti apa pak?" tanya seorang polisi yang tampak tengah berjalan menuju rumah anak dan ibu kandung itu.

"Ibu dan anak berhubungan badan komandan," jawab seorang warga yang mengantar polisi tersebut.

Saat tiba di rumah pelaku, polisi pun menanyakan kepada mereka alasan melakukan perbuatan haram tersebut.

"Ibu ini anak kandung sendiri? Yang dikatakan mereka itu benar (berhubungan badan dengan anak)?" tanya sang polisi.

"Kami mabuk pak," jawab sang anak menjelaskan kepada polisi alasan ia dan ibunya melakukan perbuatan terlarang itu.

Polisi pun mengungkapkan kepada keduanya bahwa apa yang dilakukan mereka telah membuat masyarakat setempat kecewa.

"Mereka kecewa kenapa sampai melakukan hubungan badan dengan anak sendiri," kata polisi itu kepada kedua pelaku.

"Kalau sudah begini kamu tidak malu? Warga setempat tidak menerima perbuatan kalian," sambungnya.

Kedua pelaku pun akhirnya digiring ke kantor polisi untuk menjalani proses pemeriksaan.

Saat polisi keluar dari rumah pelaku, tampak puluhan warga sudah mengepung kediaman pelaku.

Namun, warga tak bersikap anarkis lantaran kedua pelaku dikawal ketat oleh sejumlah aparat ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan haram mereka.