Ajak Pelaku Usaha ‘Hijrah’ ke Bright Gas, Pertamina Ungkap Keuntungannya

Ajak Pelaku Usaha ‘Hijrah’ ke Bright Gas, Pertamina Ungkap Keuntungannya

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id, Makassar - Pertamina terus mengingatkan masyarakat khususnya para pelaku usaha untuk memakai bahan bakar jenis bright gas, dan tidak menggunakan jenis elpiji 3 kilogram. Hal itu karena elpiji 3 kilogram cuma diperuntukkan kepada masyarakat yang kurang mampu. Itu disampaikan Pertamina MOR VII dalam event 'Kemilau Ramadhan bersama Bright Gas' di pelataran parkir Gedung Mulo, Jl Jend Sudirman Nomor 23. Kegiatan tersebut digelar di Area Pasar Ramadhan yang sudah berlangsung sejak 9 Mei hingga 2 Juni 2019. Senior Supervisor Communication Pertamina MOR VII, Ahad Rahedi mengungkapkan beberapa keuntungan pelaku usaha memakai bright gas. "Karena elpiji itu disubsidi pemerintah, untuk rumah tangga kurang mampu. Maka di bulan Ramadhan ini, kita ajak untuk bisa pindah ke Bright Gas. Kita punya program Hijrah Meraih Berkah di Bulan Ramadhan," katanya. Dengan berpindah dari elpiji ke Bright Gas, pelaku usaha tentu tidak mengambil hak orang lain. "Usahanya menjadi lebih berkah. Kami banyak berbincang dengan pelaku usaha yang sudah memakai bright gas. Mereka itu merasa lebih lega," katanya. Menurut dia, Pertamina MOR VII mencatat penjualan bright gas dari Januari ke Mei 2019 (year-to-date/ytd) sudah mencapai 600 ribu ton. "Pada 2018 lalu, penjualan mencapai pertumbuhan 6 persen dari 2017," terang dia.

Berdayakan 56 Pelaku UMKM

Dalam kegiatan pasar Ramadhan di Gedung Mulo, ada 56 UMKM yang dihadirkan untuk mengisi 56 tenant. Kebanyakan menyediakan menu kuliner dan takjil. "Pelaku UMKM ini ada juga dari mitra binaan Dharma Wanita dan Dekranasda," tambah Angga Kusuma selaku Sales Executive LPG Rayon 2 PT Pertamina MOR VII. Saat ini, Pertamina MOR VII mencatat ada 1.500 mitra binaan UMKM Pertamina, sekitar 1.000 di antaranya adalah kuliner. Semuanya optimis akan memakai bright gas.