Terkini.id, Jakarta - Sepanjang bergulirnya dunia sepak bola, ada beberapa sosok yang sukses menjadi pemain dan pelatih hebat dalam karirnya.
Mereka sukses mempersembahkan beberapa trofi dan mendapatkan penghargaan saat menjadi pelatih dan saat aktif bermain sebagai pemain sepak bola.
Berikut kami sajikan beberapa sosok hebat yang sukses saat menjadi pemain dan pelatih dalam dunia sepak bola.
Pep Guardiola merupakan sosok hebat saat menjadi pemain dan pelatih. Guardiola meraih banyak kesuksesan sebagai pemain, memenangkan 15 trofi utama bersama Barcelona selama masa bermainnya.
Melanjutkan karir sepak bolanya sebagai seorang pelatih, dia sukses memukau seluruh penikmat sepak bola lewat strategi yang ditampilkannya.
Pep Guardiola mempertontonkan permainan tiki-taka dalam memimpin anak asuhnya. Melalui taktinya Pep Guardiola sering menjadi role model beberapa pelatih dunia saat ini.
Selama melatih Bacelona, ia berhasil memenangkan 14 gelar utama. Guardiola juga pernah menangani Bayern Munchen, ia memenangkan tujuh trofi dalam tiga tahun.
Saat ini ia menjadi pelatih Manchester City, di mana dia telah memenangkan 12 trofi termasuk empat gelar Premier League sejak bergabung pada 2016.
2. Zinedine Zidane
Sebagai pemain, Zidane memenangkan beberapa gelar bersama Juventus dan juga meraih beberapa gelar bersama Real Madrid.
Sedangkan dalam karir kepelatihannya, pria asal Prancis itu membawa Madrid meraih dua gelar liga, tiga Liga Champions berturut-turut, dua Piala Super, dan dua Piala Dunia Antar klub.
Saat ini Zidane sedang tidak melatih tim manapun dan masih digosipkan untuk melatih klub besar yaitu Juventus serta juga diisukan menjadi pelatih timnas Prancis.
3. Johan Cruyff
Johan Cruyff disebut sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Selama karier sebagai pemain, pria asal Belanda ini memenangkan 18 trofi bersama Ajax, di mana ia menjadi legenda klub yang namanya diabadikan menjadi stadion.
Cruyff juga memenangkan empat gelar gabungan sepanjang kariernya di Barcelona dan Feyenoord. Sebagai seorang manajer, Cruyff kembali ke Ajax dan Barca, di mana ia memenangkan total 14 gelar di kedua era tersebut.
Johan Cruyff juga sering disebut sebagai pencetus taktik sepak bola modern yaitu tiki-taka yang diadopsi menjadi konsep permainan bagi klub sepak bola modern saat ini.










